Ada bagian yang tidak ku pahami. Tentang kamu.

Tahun – tahun bersama, setidaknya cukup bagi ku mengingat hal – hal kecil tentang kamu.
Kebohongan sepele yang seringkali kamu tutupi dengan perdebatan, kesalahan yang tidak akan pernah kamu akui karena gengsi mu begitu menjulang, bahkan ekspresi senang mu yang selalu kamu tunjukkan justru dengan perlawanan.
Aku hafal. Entah kapan aku berusaha menyimpan itu semua dalam memori. Tapi aku tau. Selalu tau. Tanpa sadar.

Usaha ku mengenalmu, beradaptasi dengan segala hal tentang kamu yang 90% justru berlawanan denganku, menikmati setiap pertengkaran kecil yang lebih sering kita anggap sebagai ajang mengasah otak dan pelatihan mental dan jarang berujung dendam ataupun tangis rengekanku, usaha mewujudkan apa yang orang bilang sebagai COCOK. Well, itu semua berbuah hasil, angka 4 dalam hitungan tahun, atau 365 jika dikonversikan menjadi hari, berarti 31.536.000 detik sudah aku dan kamu bertahan.
Lama? Entahlah, rasanya tidak seperti ketika menjalani UAS, 2 minggu yang terasa panjang ….
Sebentar? What the ****…

Tapi, detil tentang mu terasa masih saja belum lengkap. Ada, bagian – bagian tentang kamu yang belum bisa aku tebak. Satu? Dua? Ah, sepertinya lebih dari itu. Bukan perasaanmu terhadapku. Bukaaaaaaan. Aku sudah cukup tau tentang itu. Hanya saja masih ada ruang – ruang di otak mu yang belum bisa ku tembus. Rumit … tapi aku tetap menikmati. Tch, kamu pasti tau jawaban di balik “kenapa?” mu.

Advertisements