Tags

, , , , , , , , ,

Image

Kamu nggak akan bisa menyentuh langit…, itu hanya lapisan udara yang membiaskan cahaya. Ketika kamu terbang tegak lurus dari permukaan bumi, kamu tak akan pernah sadar kapan kamu menembus langit. Kamu nggak pernah tahu…
Langit biru itu hanya untuk matamu. Kamu hanya bisa melihat, tanpa bisa berharap merasakannya

 

Adam adalah langitnya, Samudra adalah lautannya. Biru. Menenangkan. Bagi Mayra, baik Adam ataupun Samudra, keduanya adalah biru yang sangat disukai nya. Keduanya seolah menciptakan damai untuk Mayra dengan caranya masing – masing. Tapi Mayra adalah pantai pasir putih. Betapapun dia mencintai Adam dan Samudra. Dia akan tetap kembali pada Samudra. Karena pada lautan lah dia akan selalu berlabuh.

Aku suka sama novel nya AditiaYudis yang ini. Pertama, karena nama Samudra yang menurut aku seksi dan unik. Bikin aku berimajinasi sosok Samudra adalah sesosok body six pack, dibalut sepasang kemeja dan celana yang licin klimis, ditambah suara yang agak berat, dan rokok. Kedua, ada langit dan laut di sana. Yup, I love both of them. Just like Mayra did. Ketiga, perselingkuhan. WHAT??? Bukan. Bukan karena aku suka selingkuh ataupun diselingkuhi. Tapi memang itulah yang paling sering terjadi di dunia nyata. Cinta selalu dikemas lengkap dengan flirting dan perselingkuhan. Cuman beda skala. Nah, poin utamanya adalah perasanku sukses diaduk – aduk sama novel ini. Bayangin aja, aku baca novel Aditia ini di sela – sela tumpukan kerjaan di kantor. Suasana seharusnya sepi – sepi aja. Tapi, beberapa kali justru terdengar makian keluar dari mulutku yang biasanya manis ( hahaha…. ??? ). Bikin kehebohan sendiri. Apalagi pas sampe ending. Oh GOD! Mbak Adit cantik nan baik hati tidak sombong dan rajin menabung,,,, aku sebel. Pengen rasanya nyelipin sedikit di situ, soal Samudra yang minta maaf sama Mayra, Mayra yang juga minta maaf balik sama Samudra-nya, penjelasan ini itu dari mereka, baru deh Rest In Peace. Huhuhuuuuuuuu……..

But however, novel ini recomended. Bagus. Dramatis. Romantis. Dan yang paling penting sukses mancing berbagai emosi. 

 

 

 

Advertisements