Wanita menjadi Indah

Tags

, , , , , ,

Wanita menjadi indah…
Saat dia memberikan sentuhan untuk ketenangan
Saat dia memberikan belaian untuk kesabaran
Saat dia memberikan pelukan untuk kenyamanan

Wanita menjadi indah…
Saat dia terharu akan rasa cinta
Saat dia tersenyum akan rasa bahagia
Saat dia tertawa akan rasa pesona

Wanita menjadi indah…
Saat dia bertutur lembut
Saat dia bertindak ramah
Saat dia berpikir cemerlang

Wanita menjadi indah…
Saat dia menatap belahan jiwa
Saat dia mencium kekasih hatinya
Saat dia menunjukkan kasih sayangnya

Wanita menjadi indah…
Saat dia mampu untuk bersikap setia
Saat dia mampu untuk bersikap rela
Saat dia mampu untuk bersikap apa adanya

Wanita menjadi indah…
Saat dia melahirkan anak manusia
Saat dia menyayangi tanpa pamrih
Saat dia menjadi seorang ibu yang penuh cinta

Wanita menjadi indah…
Saat dia menitikkan air mata terhadap sebuah kebencian
Saat dia bertahan terhadap sebuah pengkhianatan
Saat dia berjuang untuk sebuah keutuhan

Wanita menjadi indah…
Saat dia mau mengakui kekurangannya
Saat dia mau memperbaiki kesalahannya
Saat dia mau mengurangi egonya

Wanita… Jadilah yang terindah…
Tataplah cermin dan katakan
“Aku indah… dan aku berhak akan cinta…”

 

Puisi milik Seorang teman TSPB

-time-

Tags

, , , , , ,

Rentang waktu, terkadang membuat kita lupa, bahwa kita semakin dewasa. Rentang waktu, terkadang membuat kita lupa, bahwa kita telah melanggar titah Yang Kuasa. Rentang waktu, terkadang membuat kita sadar, bahwa kita hanya manusia, yang tak punya apa-apa, selain jasad yang tak berguna. Rentang waktu, terkadang membuat kita sadar, bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa, melainkan hati yang ada di dalam dada, dan amal jasad yang lata, Walau Einstein berkata bahwa rentang waktu itu berbeda, tergantung dalam keadaan apa kita berada. Namun Tuhan telah berkata, “Hanya Akulah yang tahu umur manusia”. Sekular barat berkata, “Waktu adalah dollar di dalam kantung”. Namun Hasan Al-Bana berkata, “Waktu adalah pedang, potong atau terpotong”. Waktu…Alam terus menari dalam simfoninya. Waktu…Umur manusia didikte olehnya. Waktu….. setiap detaknya, memakukan kita di persimpangan jalan, jalan Tuhan atau jalan setan. Rentang waktu…semoga tak melalaikan kita, tuk terus berjalan di jalan-Nya

 

Catatan milik seorang teman TSPB

– love –

Tags

, , , , , ,

Akan tiba saatnya di mana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena kita putus asa mencintainya, melainkan karena kita menyadari bahwa orang yang kita cintai akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya

Cinta layaknya alunan musik yang mengalun, suara hati adalah irama pengiring yang paling indah. Karena itu nyanyikanlah cinta dengan suara hatimu yang paling murni, maka akan terciptakan suatu alunan irama musiknya yang paling indah….

Cintailah dia atas nama cintamu…
Jagalah cintamu atas nama jiwamu…
Berikanlah kebahagiaan bagi cintamu atas nama hidupmu…
Dan jaminlah cintamu atas nama kesucian hati.

Seseorang dapat mengerti arti cinta, apabila dia telah merasakan bagaimana sakitnya kehilangan cinta…

 

Puisi milik seorang teman TSPB

Happy Ending

Tags

, , , , , ,

Bukan aku menyerah…
Hanya menghargai apa yang tak kau rasa…
Bukan aku kalah…
Hanya merasa lebih kalah saat tau kau terpaksa…
Bukan tak lagi suka…
Hanya lebih ingin melihat kau tersenyum bahagia…
Bukan hilang rasa…
Hanya ingin melihat kau bahagia dengan yang kau cinta…
Bukan aku terluka…
Hanya mungkin ini kurasa yang terindah…

 

 

Puisi milik seorang teman TSPB

Aside

Tags

, , , , , ,

aku ingin mengungkapkan sejuta maaf kepadamu
karena akulah yang mencuri sepatumu
akulah yang menyembunyikan mukenamu
akulah yang beride untuk membuatmu menangis
akulah yang menulis surat cinta dari dia untukmu
akulah yang mengempeskan dua roda motormu
senyummu…
candamu…
celotehmu…
kini hanya tergambar di kertas proyeksi lensa…
sebuah cerita kenangan tentang kita…

 

 

Puisi milik seorang teman TSPB

AWKWARD (as always)

Do I have some mistake? to you especially… 

We’ve been seeing everyday. I know who you are. I mean, yeah.. just only your name. It’s enough I think. And surely you know mine too. We’ve been in this floor for about 9 hours everyday. 9 hours in same building. 9 hours you can see me. 9 hours I can see you around here. What are you thinking when you see me sitting over here, in front of my computer, busy with my self? Accidentally, I catch you seeing me with your awkward look. Yes, I don’t like it. Because, you’re not smiling. It’s more than scary for me. Don’t you realize that you never smile to me? Even once. Even for the first time we met. You saw me with that kind of look. Never change. Twas about 64 days I guess. And we still like strangers. Whenever. When we met in the elevator. When we met in front of the door. When you cleaned my desk. Even when I tried to talk to you, say “hi”, you talked back like strangers. Do we have to be like this??? Absolutely, I hate being like this.